Kasih Sayangmu, Obat bagiku

Soni bangun dari tidurnya. Ia segera membereskan tempat tidurnya. Ia keluar dari kamar tidurnya, di temuinya ibunya yang sedang memasak. Tapi ia tidak melihat Ayahnya. Soni merasa kecewa karena kemarin Soni meminta Ayahnya untuk tidak pergi berangkat kerja dahulu sebelum dia bangun. Dia tahu Ayahnya adalah seorang dokter yang sibuk karena banyak pasien yang membutuhkan pertolongannya.

“Aku tahu Ayah sudah pergi ke rumah sakit. Suatu saat aku akan seperti Ayah juga, menjadi dokter yang hebat. Tapi satu perbedaanku dengan Ayah, aku akan perhatian dengan istri dan anakku.”  ucap Soni.

Ibunya tercengang anaknya berkata seperti itu. “Soni, Ibu tahu apa yang kamu rasakan. Tapi kau harus mengerti profesi ayahmu nak. Sekarang lebih baik kamu mandi lalu sarapan dan berangkat sekolah,” jawab ibunya.

Soni segera mandi dan sarapan seperti apa yang ibunya katakan. Selesai sarapan, ia berangkat sekolah dengan diantar supir. Sesampainya disekolah, ia melihat anak – anak disekolahnya diantar oleh ayahnya. Dan Soni juga melihat banyak anak yang mencium tangan ayah mereka. Terpikir benak Soni untuk mencium tangan ayahnya. Tapi itu tidak mungkin untuk Soni.

Soni menaruh tasnya dikelas. Tak lama bel berbunyi dan Bu Ratih memasuki kelas Soni. Bu Ratih mengabsen semua anak di kelas. Kegiatan belajar dimulai. Saat Bu Ratih menerangkan pelajaran, Soni melamun. Soni ditegur oleh Bu Ratih. Baru kali ini Soni ditegur oleh Bu Ratih, biasanya Soni bersemangat mengikuti pelajaran Biologi. Soni meminta maaf kepada Bu Ratih. Ia tidak akan melamun lagi.

Tak lama bel pulang sekolah berbunyi. Soni membereskan bukunya. Lalu, ia menelepon ibunya untuk tidak menjemputnya, ia mau pulang  berjalan kaki saja. Wisnu menghampiri Soni.

“Soni, tunggu!” kata Wisnu. “Wisnu, ada apa?” tanya Soni.

“Tadi saat pelajaran biologi kenapa kamu melamun? Ada yang kamu pikirkan? Siapa yang                         kamu pikirkan? Vira ya? He he”  tanya Wisnu dengan sedikit candaan

“Ahh bukan Vira, kau ini. Aku sedang memikirkan ayahku. Ia tidak pernah ada dirumah. Kapan  ya aku bisa melihat ia beridam dirumah? Aku sedikit heran apa dia sesibuk itu?” ungkap Soni

“Kau harus lebih pengertian dengan ayahmu. Siapa tahu dia memang sangat sibuk belakangan ini” kata Wisnu

“ Kau bilang belakangan ini? Setiap hari iameninggalkanku dengan ibu! Rasanya aku mau ganti Ayah saja. Ha ha ganti Ayah, tidak mungkin. Kau lebih beruntung dariku Wisnu, Ayahmu bekerja tapi masih bisa mengurusmu,” ucap Soni dengan muka muram.

“Soni, aku tidak menyangka kau bisa berkata seperti itu, apa sepelik itukah hubunganmu dengan ayahmu?” tanya Wisnu

“Ya, begitu. Tak ada yang aku bisa banggakan dari ayahku” jawab Soni santai.

Mereka berbincang – bincang di jalan. Soni meminta Wisnu untuk tidak pulang dahulu. Soni ingin bermain dengan temannya, agar ia bisa melupakan sejenak masalahnya. Wisnu mengajak Soni ke lapangan hijau yang luas. Ia mengajak Soni bermain bermain bola. Soni dan Wisnu bermain dengan senangnya.

“Wah tendangan bagus Soni!” puji Wisnu.

“Wisnu, aku mau menantangmu, bagaimana kalau kamu jadi kiper dan aku jadi yang menendang bola. Kalau aku menang, aku akan mentraktirmu es krim di kedai John. Dan jika kau yang menang, aku akan menggendongmu sampai rumah. Bagaimana?” tanya Soni bersemangat

“Baiklah!! Siapa takut? Aku pasti menang!” jawab Wisnu lantang.

Mereka bermain bola dengan riangnya, tapi waktu mau menendang bola, Soni memengang kepalanya, ia merasa kesakitan. Ia terjatuh dan pingsan. Wisnu kaget, apa yang terjadi dengan temannya. Wisnu berteriak dan meminta tolong kepada orang sekitar. Dibawalah Soni ke rumah sakit tempat ayahnya bekerja.

Wisnu berterima kasih kepada orang – orang yang menolongnya. Datanglah Ayah Soni. Ia kaget melihat anaknya terbaring di tempat tidur. Ia menanyakan kepada Wisnu kenapa anaknya bisa terbaring di tempat tidur. Wisnu menjelaskan semua yang ia lihat. Ayahnya Soni menminta soni untuk menelepon ibunya Soni, sedangkan Ayahnya Soni dengan cepat mengambil peralatan dokter.

Ibunya Soni datang, ia khawatir dengan anaknya. Ia melihat suaminya menangis.

“Ada apa dengan Soni? Ia tidak apa apa kan?” tanya Ibunya khawatir.

“Soni, soni, menderita Kanker otak stadium tiga bu. Aku sudah meronsennya. Dan itulah hasilnya. Umurnya hanya bertahan 3 bulan,” jawab Ayahnya Soni sambil mengeluarkan air mata.

“Ibu tidak menyangka, ibu harus pisah dengan anak ibu” kata ibu menangis.

Wisnu mendengar perkataan ayah dan ibunya Soni. Ia menangis, baru beberapa menit yang lalu ia menjadi teman dekat Soni. Sekarang harus sudah bersiap berpisah dengan Soni.

“Dokter! Dokter! Soni sadar dokter!” teriak suster.

Wisnu dan orang tua Soni berlari ke kamar Soni. Benar saja Soni sudah sadar, tapi ia terlihat pucat. “Ayah kau disini? Aku mau berbicara sesuatu kepadamu, aku, aku menderita kanker otak stadium tiga yah. Maaf aku tidak memeberi tahu ayah dan ibu. Aku tidak ingin semua khawatir. Ayah, aku mau meminta kasih sayangmu yang aku tagih dari kemarin”.Ayah dan ibu hanya menangis mendengar perkataan Soni. Ayah tidak tahu apa jawaban untuk permintaan  anaknya. Karena benar ia selama ini mengacuhkan anak dan istrinya. Mungkin ini adalah apa yang Tuhan peringatkan kepada Ayah.

“Ayah, kau disini adalah obat bagiku,” soni tersenyum. Soni memegang kepalanya, ia mrasa kesakitan. Dibawanya ke ICU. saat sampai di ICU dan diperiksa, jantung Soni sudah tidak berdetak lagi. Ibu dan Ayah menangis, termasuk Wisnu.

Kesokan harinya jasad Soni dikubur, teman – teman dan ibu guru datang melayat. teman – Semua teman soni sedih, dan Wisnu lah yang paling sedih. Saat semua sudah pulang, ayah mengatakan bahwa Soni adalah pelajaran Ayah. Ayah akan selau sayang kepada Soni.

Iklan

3 Komentar (+add yours?)

  1. destywulandari
    Des 08, 2011 @ 22:57:58

    nice short story! 😀

    Balas

  2. Moh "LUPUS" Lutfi
    Des 08, 2011 @ 23:44:49

    Cuma satu komentar bapa ….
    “Buat tulisan rata kira dan kanan kemudian untuk dialog pake hanging indent supaya lebih menarik dipandang …”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS PTD SMPN 103 ( Pak Lutfi )

  • Potret Buruk Islam – 10 Tesis Anti Kebencian Juni 10, 2017
    Mencengangkan, 10 tesis politisi jerman tentang Islam. Seorang  politikus dari partai CDU (Kristen-Demokrat) yang pernah 18 tahun duduk di parlemen Jerman, Jürgen Todenhöfer, telah membaca Quran. Setelah membaca, mengamati dan berpikir, Todenhöfer menulis. Hasilnya: sebuah buku “Feinbild Islam – Zehn Thesen gegen Hass” (Potret Buruk Islam – Sepuluh Tesis Ant […]
    Moh "LUPUS" Lutfi
  • 12 Sikap Atasan yang Menyebalkan? Januari 4, 2015
    Jeff Fermin (2014) dalam sebuah tulisannya yang dipublikasikan di Huffington Post mengemukakan tentang 12 Karakteristik Atasan yang Menyebalkan, yang disebutnya juga sebagai karakteristik yang mengerikan. Berikut ini penjelasan singkat dari keduabelas karakteristik tersebut: 1. Mengontrol Atasan yang menyebalkan adalah dia yang tidak faham bagaimana memotiva […]
    Moh "LUPUS" Lutfi
  • Aplikasi Daftar Nilai Kurikulum 2013 November 28, 2014
    urikulum 2013 menurut saya yang kurang pengalaman adalah kurikulum “pemaksaan”. Namun jangan keburu negative thinking, karena maksud pemaksaan di sini adalah pemaksaan dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi alias ICT. Bagi guru, yang selama ini masih menggunakan Notebook atau laptop hanya sebagai pengganti mesin ketik, dipaksa untuk memanfaatka […]
    Moh "LUPUS" Lutfi

RSS Widget GRATIS for Wordpress

  • [wiDget] Circle Bean September 20, 2011
    the others version widget of Mr. Bean..see here for the otherhttp://www.blogger.com/img/blank.gifhere it is the animation: You can place this widget on BLOGSPOT, BLOGDETIK, and CYBERMQ by using this code: or you can use it on your blog in WORDPRESS, MULTIPLY:just click this link to get the codedefault dimension:width: 300Height: 300Please change the width an […]
    noreply@blogger.com (oRiD™)
  • [wiDget] Walking Scooby-doo September 20, 2011
    Now, you can set that Scooby-Doo is walking on your web/blog..:Dhere is the animation: You can place this widget on BLOGSPOT, BLOGDETIK, and CYBERMQ by using this code: or you can use it on your blog in WORDPRESS, MULTIPLY:just click this link to get the codedefault dimension:width: 360Height: 300Please change the width and height appropriate to your web/blo […]
    noreply@blogger.com (oRiD™)
  • [wiDget] Hot News Here September 14, 2011
    this character I got from Spongebob,for your web/blog which always giving some Hot News..;-)here is the animation: You can place this widget on BLOGSPOT, BLOGDETIK, and CYBERMQ by using this code: or you can use it on your blog in WORDPRESS, MULTIPLY:just click this link to get the codedefault dimension:width: 400Height: 300Please change the width and height […]
    noreply@blogger.com (oRiD™)

RSS Uniknya

  • Mengeringkan Pakaian di dalam Kamar Kost ? Begini Caranya April 12, 2017
    Mengeringkan pakaian di dalam kamar kost adalah hal yang pasti akan dialami oleh anak kost. Meski pemilik kost menyediakan tempat jemuran, namun dengan banyaknya penghuni ...
    Uniknya_Gab
  • Jenis dan Harga Closet Duduk American Standard Februari 22, 2017
    American Standard telah berpengalaman selama lebih dari 140 tahun dalam mempersembahkan produk berkualitas untuk dapur dan kamar mandi. Perusahaan ini merupakan produsen pipa ledeng dan ...
    Uniknya_Gab
  • Madu Tresno Joyo, Kualitas Terbaik dari Alam Februari 20, 2017
    Madu Tresno Joyo atau biasa juga disebut sebagai Madu TJ merupakan produksi Ultrasakti. Mutu madu ini terjamin karena diambil dari sumber terbaik, yaitu lebah pagi ...
    Uniknya_Gab
%d blogger menyukai ini: